Tampang baru Mazda6 sedan
Tampang baru Mazda6 sedan
Seandainya saya punya uang lebih kurang Rp500 juta, lalu ingin membeli sedan yang nyaman, juga gaya dengan tampilan sporty. Pilihan pertama, jatuh ke Mazda6 2.5L A/T seharga on the road Rp485 juta.

Soal fitur, Mazda6 memang memukau. Juni lalu, PT Mazda Motor Indonesia (MMI) merombak tampilannya. Versi facelift Mazda6 lebih anggun dan gagah. Jok kulit gelap, sound system Bose, velg racing, sunroof, interior mewah, juga torsi dan tenaga yang besar. Tidak ada komplain.

Tapi, rentang harga segitu, Mazda6 ternyata punya saingan berat. Ada Toyota All New Camry 2.4 V Lux A/T seharga Rp489 juta, Nissan All New Teana 250 XV A/T seharga Rp476 juta, Honda All New Accord VTi 2.4L A/T seharga Rp479 juta, dan Mitsubishi All New Lancer EX 2.0 GT A/T yang Rp415 juta.

Camry, Teana, Accord jelas menjanjikan pilihan yang berat ke kenyamanan, gengsi, serta kemewahan. Sementara Lancer EX GT simbol sporty total meski mesinnya hanya 2.000 cc. Lalu bagaimana dengan Mazda6? Jawabannya, mereka yang mencari sedan bermesin besar 2.500 cc, hobi ngebut, dan mendambakan mobil premium yang sporty.


Andai saja saya tambahkan sedikit bujetnya, saya sudah mendapat symbol kemewahan Eropa yang “beda kelas” dari mobil Jepang. Yakni Mercedes Benz New C 200 K Classic 2.0 A/T seharga Rp592 juta, BMW 3 Series 320i Steptronics seharga Rp519 juta, atau Audi New A4 Avant 1.8 Turbo Multitronic seharga Rp544 juta.

Menjajal langsung Mazda6 kemarin, handling, pembawaan, dan karakter mobil ini, mengesampingkan tenaganya, lebih mirip ke sedan yang berada di bawah Rp400 jutaan. Di kelas ini ada Chevrolet Cruze 1.8 A/T seharga Rp335 juta, Toyota All New Corolla Altis 1.8 G A/T seharga Rp346 juta, dan Honda All New Civic i-VTEC 1.8 A/T seharga Rp350 juta.

Andai saja harga Mazda6 menyediakan versi mesin 2.0 dan disaingkan dengan dikelas ini, saya yakin penjualan Mazda6 akan meningkat dratis. Sama seperti Mazda2 yang dipasarkan di rentang harga “bersaing”, yakni Rp178 juta-Rp205 juta. Saat ini, Mazda2 yang laris manis jadi backbone penjualan PT MMI dan sangat mereka banggakan.

Intinya, konsumen Indonesia sangat sensitif dengan harga dan sangat hitung-hitungan. Kalau dengan harga yang sama dapat merek lain dengan faktor unggul yang sedikit lebih banyak saja, mudah sekali mereka beralih. Dan tergantung apakah memang mesin 2.500 cc itu memang segitu pentingnya bagi Anda?

Iklan