AMirTak butuh waktu lama untuk menjadi sahabat. Dan persahabatan saya dengan Ana Miriana (Amir) pun tergolong singkat. Kami memang tidak dekat-dekat amat, tapi rasanya cukup dekat jika disebut sahabat.

Saya tahu Amir punya banyak teman karena pribadinya memang hangat. Suka bercanda, dan tertawa. Kalau mengobrol dengannya, berjam-jam pun bakal dilayani. Saya ingat,
Ana pernah memberi saya sekotak kondom. Hahaha. Karena bingung mau diapakan, akhirnya saya berikan ke kakak saya yang sudah menikah.

Pertemuan terakhir saya dengannya pun cukup unik dan berkesan. Waktu itu saya dan dua teman kantor menonton Sore di EX Plaza. Dan ternyata ada acara Fiesta di Hard Rock Café dengan bintang tamu Andra & The Backbone. Begitu Sore kelar, Amir langsung mengajak saya dan dua teman saya ke HRC.

Disana dia memberi saya dan dua teman saya yang selalu “kere” saat dugem ini masing-masing segelas Coca Cola dingin. Hahaha. Saya ingin menangis kalau mengingatnya. Begitulah Ana, selalu peduli dengan sahabatnya.

Karenanya, saya sangat shock ketika Amir ternyata pergi begitu cepat dengan cara yang mungkin tidak pernah terbayangkan. Saya tidak ingin membicarakannya, Google saja nama Ana Miriana.

Kepergian almarhum tak hanya meninggalkan duka mendalam di keluarga, juga sahabat-sahabatnya. Akun Facebook Amir penuh dengan doa tulus dari para sahabat, berharap Amir mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Selamat jalan Amir, keceriaan dan semangatmu akan tetap kami kenang selalu. Kami akan merindukanmu, sahabat.

Iklan