collageSaya dan pacar memutuskan untuk mampir di Secret Recipe bukan tanpa sebab. Karena ternyata Pejaten Village, mal baru yang iseng kami datangi saat itu belum menyediakan ATM! Ya ampun. Mal yang sudah dilengkapi studio XXI segala ini justru meninggalkan kebutuhan pengunjung mal yang paling hakiki: ATM. Hehehe.

Kecuali smoking area di luar resto yang berisik dan berpolusi karena berdekatan dengan jalur mobil dari tempat parkir, venue Secret Recipe sendiri cukup lumayan. Well, nggak lumayan, standar lah. Tapi yang membuat terkesan justru menu makanannya.

Secret Recipe ini ternyata adalah rantai resto/café asal Malaysia yang sudah tersebar di berbagai Negara seperti Singapura, Thailand, Filipina, China, hingga Pakistan. Fokusnya pada cake dan fusion food. Restoran yang sudah berdiri sejak 1997 ini ternyata juga sering mendapat awards. Tak hanya dari cake-nya, tapi juga makanannya. Salah satunya Indonesia’s Best Restaurant Award, hingga Best Local Restaurant Chain (Malaysia).

Dan saya pikir, penghargaan tersebut didapat karena konsistensi Secret Recipe dalam menjaga dan memaintain kualitas restorannya. Pilihan makannya sangat beragam (rata-rata masakan Asia), dan makanan di menu yang semua terlihat enak. :p

Grilled Chicken dengan nasi yang saya coba cukup oke lah. Tom Yam Kung kepunyaan pacar juga dinilainya lumayan. Kecuali terlalu banyak rempah yang katanya “agak mengganggu”. Lalu, pelayanannya pun sigap dan ramah. See, ini yang disebut restoran dengan konsep atau karakter.

Field Report (FR):
Pesanan: Grilled Chicken, Tom Yam Kung, Aplle Kasturi, Frost Lemon Tea, Ice Lemon Tea, dan Cheese Cake.
Place : 7
Food : 7,5
Service: 8
Satisfaction rate : 8
Akan kembali lagi: ya
Damage Cost: 150k