Thanks to Alia, Rafi gets another publication. This time, keponakan saya yang baru berusia dua tahunan ini muncul di halaman 10 majalah Good Housekeeping edisi September 2008 dengan kover Cut Mini Theo. Tepatnya di rubrik On Your Mind. Duile, lihat dong gayanya si Rafi, lucu banget.

Tapi, nakalnya juga minta ampun. Paling suka diajakin jalan-jalan naik motor. Sekali dinaikin bajaj, nggak mau turun sebelum dibujuk. Hihihi. Mungkin kalo besar nanti dia pengin jadi pembalap atau insinyur kayak papanya.

Oh ya, setelah bisa ngomong “mama”, Rafi justru duluan bisa melafalkan “kokong”, daripada “papa”. Kokong (kakek) itu yang ia maksud adalah menyebut yangkung, ayah saya. Rafi memang paling kompak sama yangkungnya. Apalagi kalau ayah saya lagi bongkar-bongkar motor, dia pasti pengin ikutan. Ikutan mengacau, hahaha.

Ayah saya itu juga sayangnya minta ampun sama cucunya yang satu ini. Papa bikin custom made kursi mungil, kuda-kudaan dari kayu, sampai mobil dorong yang bisa dinaikin Rafi. Semuanya handmade, dengan craftmanship tinggi, dan jauh lebih kuat dari mainan mass product yang biasa dijual di toko. Terbukti, mainan-mainannya nggak pernah bisa bertahan lama karena sering dibanting-banting, kecuali buatan papa yang shock resistant. Haha.

Well, anyway, karena males men-scan, jadi saya posting sajalah tulisan majalahnya disini.

“Foto aku, dong!!”

Rafi sebenarnya paling benci difoto. Tapi dia suka mengutak-atik gadget, macam ponsel sampai digitalcam, yang tentu saja bikin kami jantungan karena dia bisa dengan mudah melemparnya ke lantai. Untuk membuat Rafi tersenyum, kami biarkan dia asyik bermain digicam, sebelum akhirnya, klik!

Ayu Wulandari, Jakarta

Iklan