Hari ini si Doni botak dengan congkaknya bercerita bagaimana dia menjajal Mitsubishi Lancer Evolution X di sirkuit Sentul. Sebuah kesempatan yang mungkin hanya diimpikan oleh mereka yang menggemari dunia otomotif. Ya, kecuali Moreno, pacar Julie Estellee ini baru saja membeli mobil seharga Rp800 juta itu. lucky bastard.

“Waktu nikung, kata Moreno sampai 180 km/jam,” koar Doni. Dia memang menyetir, sementara Moreno jadi navigator sekaligus instruktur balap. Belajar racing line dari Gokart dan game Play Station, lanjut si botak, “bermanfaat banget!”. Andai saja saya tidak megang halaman, pasti akan ikut. Aargh, menyebalkan sekali.

Ya, dia boleh pamer sudah menjajal balapan di Sentul, tapi nyalinya langsung ciut begitu diajak main prosotan di FX, mal paling hip di Jakarta saat ini. Saya harus setengah memaksa dan mengintimidasi si morron itu agar mau ikutan main prosotan. Pengelola FX memang menyiapkan gimmick yang cukup catchy untuk menarik pengunjung. Yakni wahana Atmostfear a.k.a merosot dari lantai 7 ke lantai dasar selama sekitar 10-11 detik dalam sebuah tube panjang. Caranya? Menukar kupon pembelian F&B sebesar Rp100 ribu (hari biasa) dan Rp200 ribu weekend.

Dan gimmick itu, ternyata berhasil. Lihat gambar, antriannya aja bikin eneg. Mereka yang belum tau, pada bisik-bisik “apa sih? Apa sih?”. Yang udah tau dan ngeliat, pasti pengin nyobain. Letak tube gede itu mengular ke bawah tepat dibagian inti mal. Kalau ada yang teriak kenceng, mau nggak mau pasti noleh.

Oke, setelah mencobanya sendiri, saya akui cukup seru. Cukup memacu adrenalin meski terlalu cepet. Bok, 11 detik itu kayak orang pake celana dalem. Kalau orang lain pada teriak, saya merosot sambil tertawa kenceng, yang bikin orang-orang diatas ikut tertawa (ini kata Doni).

Dan ini yang kurang ajar. Kebetulan knee pad a.k.a decker lagi abis pas saya mau meluncur. Ya sudah, saya cuek saja. Kata mas-masnya nggak papa. Meluncurnya sih save and sound. Tapi begitu sampai bawah, mas-mas yang mengepaki helem dan jaket bingung melihat saya dengan dengkul tak terlindungi.

“Lho? kok nggak pake decker mas?”
“Nggak, lha katanya yang jaga diatas nggak papa?”
“Wah, bahaya mas, dengkulnya bisa luka lho!!”
“…..,”

* hmm…. seharusnya saya jawab saja, “ah knee pad only for rookie”.

Iklan