Sepertinya hampir semua orang yang saya kenal menjadi lebih chubby setelah berada di Jakarta. Ups, kecuali Tulo. Remember the Nopoleon Dynamite guy? Tubuhnya sepertinya sudah ditakdirkan kering, seberapa pun banyak dia makan.

Kenapa ya? Mungkin karena makan tidak teratur, tiap hari bergadang sambil ngemil, fast foods, juga jarang olah raga. Waktu bertama kali datang ke Jakarta, berat saya masih 64 kilogram. Hampir mendekati normal. Sekarang, udah 74 kilo aja gitu.

Dampaknya selain pipi saya terlihat semakin chubby, juga muncul timbunan lemak di leher, juga *sigh perut. Lama-lama mengganggu juga ternyata. Karena itu, sekarang saya giatkan ke gym lagi sambil jaga makanan. Kalau dulu nggak berhasil, sekarang harus berhasil.

Well, anyway, sekarang saya pasang internet di rumah. Pake Telkomflash unlimited kartu Halo. Sebulan Rp125 ribu, dapet kecepatan up to 256 kbps (meski akhirnya tetep stuck di 115 kbps). Sempet sedikit shock, ketika sudah menggunakan untuk download selama 2-3 hari, lalu cek pulsa. Hasilnya, tagihan saya Rp11.034.255.

Saya pikir saya salah lihat, tapi ternyata setelah dikonfirmasi di telkomsel, ternyata nanti setelah akhir bulan hitungannya akan di nol kan. Fiuh, Telkomsel bikin gila. ”Soalnya ngitungnya masih manual mas!” alasan si CS. Bulan depan saya stop saja, karena risiko keliru hitung pulsa GPRS masih ada. Nggak lucu ada ketika akhir bulan kita disodori tagihan berjuta-juta.

Hmm, apalagi ya? Oh ya, orang tua saya sedang ada di rumah kakak, di Kelapa Gading. Dan, lagi-lagi mama menanyakan kapan calonnya dibawa kerumah. “Aku berdoa tiap hari buatmu lho, le. Masa belum ada hasilnya?”. Nah, saya bingung mau menjawab apa.

Minggu ini ada pinjaman 2 mobil baru, Chevrolet Captiva dan Subaru R1 yang rencananya besok akan di test drive. Orang redaksi yang ngantri mau pinjem juga banyak. Dari pemred, sampai teman lain. Saya sendiri sebenernya pengen juga bawa buat ngajak gebetan baru. But then again, bawa Subaru pinjeman buat kencan bertama doesn’t look like a good idea. Well, im gonna hit the gym, now.

Iklan