Ya, cewek disebelah saya ini Rally Marina. Dan ya, saya memang salah kostum. 1. pake kaos band metal. 2. kaosnya warna hitam, ditengah panasnya Sentul Minggu lalu.

Kalau tidak diiming-imingi umbrella girl dan puluhan mobil yang beradu cepat di lintasan beraspal, saya memilih untuk menghabiskan hari libur bermalas-lasan di kos.

Untunglah, niatan ini worth it juga. Kami janjian dengan Mitra, PR Ogilvy yang mewakili Ford di menara Bappindo Sudirman. Dari situ, langsung ke Sentul. Dan wew, si Mitra ini cute juga. Dia menunggu di taksi dengan ipod dan kacamata hitam Jackie-O yang seolah jadi pernik wajib cewek yang mau ke tempat panas a.k.a sirkuit. Tapi sekali lagi, si miss Ring-Ring ini seolah-olah berteriak “ive been taken!” lewat gayanya.

Ini kedua kalinya saya ke Sentul, setelah menonton A1 Grandprix tahun lalu. Bedanya, kali ini selain saya bebas main-main ke pit juga merasakan booth di lantai 3 yang ber-AC dan nyaman.

Balapan siang itu ada Honda Jazz dan Ford Focus. Sebenarnya kami kesana untuk mewawancarai pembalap-pembalap cewek yang berlaga di sirkuit. Ternyata, syarat untuk balapan gampang. Tinggal beli satu Ford Focus yang sudah di diskon Rp90 juta, dan ikut minimal 6 seri balap. Siapapun boleh ikut, asal punya duit dan sponsor. Fiuh, so much for orang-orang yang bener-bener berbakat balapan yah.

Kejuaraan Ford Focus Touring Car tak hanya menggunakan mesin standar, tapi ajang balap pertama transmisi activematic. “Justru pake matic itu lebih sulit. Karena nggak ada kopling. Mau tidak mau kita harus belajar lagi, gimana ngukur RPM, kapan harus mindah gigi, bahkan dapat start yang bagus,” kata Rally saat ngobrol dengan saya dan Doni seusai balapan. Mau tau kenapa Rally cerewet banget? dia dulu penyiar Prambors, thats why!

Oh ya, ada Tommy Soeharto juga. Jago lho doi, juara 2. Saya dan rombongan media dapat kesempatan naik safety car ke tikungan berbentuk huruf S. Yah, cukup mengasyikkan. Sorenya, meski dengan badan yang capek, saya, Doni, dan Tulo menggeber Mazda 3 ke Pantai Indah Kapuk untuk main Gokart. Fiuh, pulangnya saya langsung tewas, tidur 8 jam. Huahuha.

Iklan