di balkon hotel ini saya memandangi bibir pantai Alexandria yang, subhanallah, cantik sekali di waktu malam. lampu-lampu jalanan berbaur dengan lampu mobil kendaraan melengkung membentuk bulan sabit dan bermuara ke horizon. tak ada kata yang dapat mengambarkannya. tak heran Kang Abik bisa menuliskan dengan deskriptif bagaimana keindahan Alex dalam buku best sellernya itu. ditengah angin dingin yang menusuk tulang saya berkontemplasi. tentang masa lalu dan masa depan.