Selain Discovery Channel dan Animal Planet, saya dan teman-teman sekos rutin menonton American Chopper, Miami Ink, serta LA Ink (Kat Von D rules!). Tapi, saya sendiri lebih memfavoritkan acara masak-memasak yang di Discovery Travel & Living yang begitu variatif dan beragamnya.

Selain memang suka makan dan (sedikit) memasak, acara-acara ini membuat sudut pandang dan apresiasi saya terhadap makan dan makanan jauh berubah. Berikut ini acara-acara yang paling saya suka.

food-3.jpg

Anthony Bourdain: No Reservations
Berada di posisi teratas, karena Anthony Bourdain a.k.a Tony menunjukkan betapa besarnya pengaruh seorang host terhadap kualitas acara. Tony, chef yang telah menulis banyak buku masakan ini berkelana ke seluruh dunia (termasuk Indonesia), menyambangi tempat-tempat makan yang unik. Dari resto bintang lima, sampai hawkers alias pinggir jalan.

Asyknya adalah bagaimana Tony membawakan show dengan narasi, seolah-olah ia sedang bercerita kepada penonton. Sosok Tony yang low profile (sering kocak) membuat penonton dekat dengannya. Dalam beberapa kesempatan, ia juga melakukan hal-hal konyol. Seperti mencoba spa Lumpur di Islandia, atau beraktraksi dalam wire-fu di Hong Kong. Episode favorit saya adalah saat ia mencoba Molecular Cuisine di El Bulli, Spanyol, resto yang dikelola chef fave saya, Ferran Adria.

jamieoliver_narrowweb__300x4030.jpg
Jamie Oliver
Celebrity chef satu ini memang paling cool. Selain ganteng dan pelat, cara memasaknya juga khas. Begitu menjiwai, seolah-olah apa yang dia masak, bahkan setiap bahan yang dia campurkan ke masakannya terasa enak. Pria berjuluk The Naked Chef ini hampir selalu memasak makanan sehat. Selalu menggunakan olive oil, dan tak terlalu sering menggoreng.

Lewat Jamie’s School Dinners, dia mempopulerkan makanan sehat kepada anak sekolah yang terbiasa dengan kentang dan burger. Banyak yang mendukung, banyak juga yang protes. Favorit saya adalah Jamie at Home, dimana ia memasak menggunakan bahan-bahan alami dari kebunnya sendiri. Di tangan Jamie, campuran tomat, kentang, dan sayuran saja bisa terlihat lezat.

food-2.jpg
Bizzare Food with Andrew Zimmern
Seperti judulnya, di acara ini Andrew Zimmern, yang juga seorang chef di New York, berkeliling dunia dan mencoba makanan-makanan yang paling aneh, unik, bahkan menjijikan. Mulai balut di Thailand, pizza belalang dan daging armadilo di Meksiko, hingga kalajengking goreng di Vietnam.

Dengan moto if its look good, then eat it, ia beranggapan sesuatu yang terlihat menjijikan bagi seseorang, bisa menjadi sesuatu yang enak bagi orang lain. ”Semuanya ada di otak” katanya. Buktinya, ia memuji-muji burger hiu di Trinidad n Tobago. Saya dan teman-teman sampe tahu, kalau setelah mencoba dia berucap “Waaoooww”, berarti makanan itu enak. Kalo “woow”, lumayan. Dan kalo setelah itu dia langsung bicara, biasanya sih biasa saja. Hehe.

food.jpg
The F Word
Adik Gordon Ramsay kini sedang dipenjara di Bali karena kasus narkoba. Di Inggris, Gordon Ramsay adalah celebrity chef bertangan dingin yang sangat populer. Rata-rata shownya adalah bagaimana kerja keras chef di dapur. Saya suka semua, mulai Hell’s Kitchen hingga Ramsay’s Kitchen Nightmares.

food-4.jpg
Nigella Feasts
Kalo ini sih simpel saja, Nigella Lawson benar-benar hot mama. Apalagi, dia juga memasak kue-kue yang manis-manis. Pheew. Kalo ingat Nigella Feasts, ingat sesuatu yang serba manis. Hehe.

food-1.jpg
Surreal Gourmet
Chef Bob Blumer sama surealnya dengan acara yang ia bawakan. Rambutnya selalu disisir keatas, dan selalu memasak di dalam sebuah mobil caravan (disebut Toastermobile). Untung, dia murah senyum. Keunikan acara ini adalah bagaimana Blumer membuat bunga menjadi sesuatu yang bisa dimakan. Hehe. Serius.

Iklan