Kemarin saya menonton Jackass The Movie : Unrated. Haha, Johnny Knoxville, Steve-O, Chris Pontius, Dave England, Bam Margera, Ryan Dunn, Ehren McGhehey, dan Wee Man ini tetap membuat saya tertawa. Sebut mereka bodoh, gila, dan jorok, but I love it.

Film terbaru ini sedikit banyak memberikan footage dibalik pembuatan film Jackass The Movie dan Jackass 2 The Movie. Terutama bagaimana perumusan ide, serta saling “mengerjai” di lokasi syuting. Bahkan sutradara Jeff Tremaine pun tak luput dari practical jokes.

Ya, saat bersekolah, practical jokes ini umum dilakukan di pergaulan. Tapi mungkin standarnya berbeda-beda. Entah bagaimana memulainya, saat SMA dulu hari ulang tahun adalah siksaan. Sepulang sekolah, mereka yang berulang tahun digotong ke got depan sekolah dan dilempar ke dalamnya.

Got itu lumayan dalam, sekitar 1 meteran. Dan, didalamnya ada air got yang hitam pekat. Ew, jorok sekali, pokoknya. Seakan belum cukup, mereka kemudian diikat ke tiang, dengan kondisi baju SMA yang sudah sobek2, dan dilempari telur dan tepung.

Practical jokes lainnya adalah saling ngeplak (toyor) kepala. Awalnya satu-dua anak, hingga bisa sampai 8-9 anak sekaligus. Kemudian ada yang saling merobek celana, atau bahkan saling menindih tubuh. Juga yang agak berbahaya, menggantung anak dari lantai satu kepala di bawah.

Bila sudah keterlaluan, practical jokes memang bisa menyulut kemarahan, atau bahkan pertengkaran. Tapi, seperti kata salah satu personel There Six Mafia, “this guys (Jackass crew) don’t know when to stop,”. Haha.