I’ve done something really bad today. Duh, saya feel guilty berat. Sebenarnya puncak kekesalan saya ini bukan pada si X. Tapi karena si X berada di tempat dan waktu yang salah, saya tumpahkan kekesalan saya ke dia.

Karena itu, saya merasa sangat bersalah. Entah kenapa, tiba-tiba saya snaps, dan mengeluarkan kata-kata yang sangat tidak pantas. Saya bahkan hampir tak percaya kalau saya mengatakan hal itu ke dia.

Kalau saja ini terjadi di Surabaya, mungkin reaksinya akan biasa saja. Tapi, aksi-reaksi di Jakarta yang notabene orangnya sangat majemuk bisa sangat berbeda.

Untung saya cepat-cepat sadar, dan langsung meminta maaf. Untungnya pula, si X ini masih menerima penjelasan saya. Saya pun memaklumi kalau dia jadi emosi dan marah, kepada saya, atasannya. Karena saya memang salah.

Sampai saat ini sih, dia kelihatannya oke-oke saja. Dan berada pada jalur kerja sebagaimana biasanya. Kedepannya, saya harus lebih hati-hati lagi. Terutama soal kata-kata.