iPod

Rasanya pengguna Mac kurang afdol kalau tidak memiliki iPod. Saya tidak menyalahkannya juga sih. Kalau sudah membeli laptop Apple, pasti ingin untuk melengkapi produk-produk keluaran Apple lainnya yang memang stylish dan berteknologi tinggi itu (halah!).

Dan iPod, seolah menjadi pelengkap iBook atau Macbook. Lewat iTunes, sinkronisasi data jadi lebih mudah. Termasuk Calendar, Contact, foto, hingga musik. Asik juga kan, mengetik To Do List atau diary di Calendar dalam laptop, kemudian dilihat melalui iPod. Fungsinya, dalam beberapa hal, sama, bahkan lebih asyik daripada ponsel.

Tapi, bukan berarti iPod tidak memiliki kekurangan. Saya sempat punya iPod Shuffle, sebelum berganti ke Nano. Dan, ini kekurangan iPod yang cukup mengganggu.

Pertama, tak ada radio. Buat saya, radio cukup penting. Selain sumber informasi, juga jadi pengusir kejenuhan kala bosan mendengar lagu MP3.

Kedua, Nano sangat vurnerable. Ringkih, dan mudah sekali tergores (scratch), sehingga harus di-treat dengan halus. Tidak bisa asal pakai, asal taruh kantong dan bergeseran dengan uang logam. Bisa-bisa layarnya hancur.

Ketiga, adalah soal after sales service. Tentu, dalam masa garansi, Apple akan langsung mengganti iPod rusak dengan sebuah iPod baru. Ya, iPod yang rusak tidak diservis, melainkan langsung diganti.

iPod Nano saya, sudah dua kali diganti baru. Problemnya sama, tiba-tiba saja mati total, tidak bisa nyala meski telah di charge. Kata teknisinya sih saya membiarkan iPod itu kehabisan baterai (drain out), sehingga tidak bisa menyala lagi. Masalahnya, sekarang ini garansi iPod saya baru saja habis. Kalau iPod ini tiba-tiba ada masalah, ya, terpaksa dibuang.

Keempat, iPod tidak autodetect sepertihalnya membaca memori USB. jadi, lupakan memasang iPod di tape mobil.


Tinggalkan komentar...

13 thoughts on “iPod”

  1. Iya, Nang. iPod sudah kayak teman dekat kamu. Kemana-mana benda itu pasti kamu bawa. Tapi … jgn ditinggal di kantor lagi ya … Sayang …

  2. hehehe, sejauh ini sih menurut saya PMP/MP3 player yang merangkum keindahan bentuk, kejernihan suara, dan keunggulan fitur cuma iPod saja.

    Soalnya, MP3 bukan soal didengar saja, tapi juga bagaimana keasikan saat disentuh, saat ibu jari mencari lagu di click wheel, atau melihat foto dan video dari layarnya yang mungil. wah itu tak tergantikan. Jadi, dengan segala kekurangannya iPod masih yang terbaik.

    punya saya 3th gen yang buntet, dan menurut saya sih iPod yang 4th gen keren banget. best buy lah.

    1. iya bos. butuh waktu buat layarnya untuk bisa nyala lagi. tapi tergantung juga. kadang bisa 2 menit, 5 menit, ato 10 menit. 😀 bukan sesuatu yang menganggu kok.

  3. mohon bantuan, saya menyalakan i-pod sampai habis baterainya…. sudah saya charge 1 jam lebih tapi layar tidak menyala sama sekali…. harus bagaimana ni??…. toloooong !!

    1. 1. kalo iPod lo tipe 3rd gen dan abis di-jailbreak dengan versi lama, kalo mati harus dipancing lagi. Intinya masalah ada di software.
      2. gue pernah ngalamin juga sama iPod Nano, untungnya masih garansi, jadi langsung dibawa ke service center aja bro.

  4. mw nanya nih. .
    ipod ku prnh d biarin smpe low bat. . trus d charge udh lbih dr 2 jam. tp ttep si lyar g mw tampil. ipod ku udh g ad garansi lg. gmn cranya bwt mancing ipod biar bs nyla lg? atw emg g bs d service lg ipodny?

  5. huhu apalagi itouch, ini tiba” mati dan ganyala, drain terus logo apple berulang, lebih cepet error sih dibandingin sama iphone

  6. ane punya ipod shuffle 2nd gen. batrenya ane pake sampe habis. dan sekarang gak mau nyala. pas di charge lampunya berkedip 4 kali, udah. gmna ya?

  7. ane punya ipod touch gan. kemaren batre nya habis. trus gak bisa di charger. sampe sekarang mati. solusi nya gimana ya gan??

    1. kayaknya saya pernah ngalamin juga bro seperti itu. Usahakan kalau produk apple baterai jangan sampai habis. atau, kalau mau habis, di konsisi 10 persen mending dimatiin aja. trus langsung di charge. supaya lebih awet. bawa aja ke servis kalao udah nggak garansi. banyak banget servis apple di jakarta.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.