Konser Saosin

Barusan, (ya, sekitar satu jam lalu saya) menonton konser Saosin di Tennis Indoor Senayan. Shownya sendiri tak terlalu istimewa. Mungkin karena saya juga tak terlalu suka musiknya ya.

Meski debut “Saosin” mendapat review positif dari berbagai media AS, buat saya serba nanggung. Third wave emo ala mereka tak selincah dan se-powerful Thrice atau Thursday.
Soal struktur lagu dan kadar catchy di kuping, ah, tetap Taking Back Sunday kemana-mana. Lagu Cute Without E atau This Photograph is Proof punya intro yang lebih cepat memacu adrenalin.

Chorus lagu-lagu milik The Used juga jauh asyik banget buat sing-a-long, loncat, bahkan moshing. Overall sih, menurut saya pribadi, show kemarin datar-datar aja. Sama datarnya dengan musik Saosin. No offense lho, Saosin fans. Ini sangat subjektif.

Sekedar saran. Kalau nonton di Tennis Indoor, lebih enak di tribune daripada festival. Di tribune tak harus berdiri, jangkauan pandang lebih luas, dan mendapat pembagian suara sempurna.
Toh, enggak bakalan ikut moshing juga kan? Soalnya gedung rasanya dikondisikan untuk mendengar dan menikmati musik. Tak perlu sampai jejingkrakan.

Tapi kalau kebagian festival, pilih posisi di tengah. Jangan terlalu kanan atau kiri. Karena efeknya sangat berbeda. Sound bisa terdengar sember dan pecah. Menonton pun jadi tidak nikmat. Percaya deh.


Tinggalkan komentar...



Categories: DAILY BLOG

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: