SIM

hola, ada kabar tergres soal motor saya yang hilang. nggak penting? ah, saya kan bercerita kepada mereka yang peduli. wekk!

oke. begini, motor itu diasuransikan. tapi, atas nama kakak saya. jadi, kalau hilang, ya harus kakak saya yang menghilangkan. waktu hilang pertama kali, saya susun skenario seolah-olah kakak saya datang dan menginap di kos. semua berjalan lancar.

sekarang, nggak mungkin kan saya mengulang skenario sama. nebis in idem, kata Wahyu. tak ada perkara yang terulang. jadi, dilaporan polisi saya sendiri yang menghilangkan.

Tadi siang, petugas asuransi menelpon. dari syarat-syarat yang diberikan, ternyata masih ada kemungkinan motor saya akan diganti. syarat-syarat yang diberikan sudah saya lengkapi, kecuali satu. fotokopi SIM!

masalahnya, SIM saya mati sejak 4-5 tahun lalu. kini, kurang dari seminggu, mau tak mau saya harus mengurus KTP Jakarta dan memiliki SIM sekaligus. how cool is that?


Tinggalkan komentar...



Categories: review

2 replies

  1. Udah cepetan bikin SIM sana. BTW, bokap gue nyari anak angkat nih. So, ada peluang tuh buat lu buat bikin KTP. Wakakak…

  2. Oops Nang, I care … Not really actually
    SIM ternyata berguna. Selain menghindar dari kejaran razia dan tilang, ya itu tuh yang udah elu alamin. Untuk mengurus tetek bengek kalo lagi terjerat musibah yang berbuntut keberuntungan, ya nggak??

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: