Tulus

Dua hari silam, tak sengaja saya menghidupkan radio (entah stasiun apa). Yang saya tahu, penyiarnya (cewek) saat itu bergumam. Ia sebal melihat para artis yang “nampang” di infotainment untuk membagi-bagikan bantuan untuk korban banjir.

Katanya,”mereka (para artis itu) bilang, ’iya, dengan begini saya jadi tahu penderitaan mereka (para korban banjir)’. Padahal, kalau gue pikir, lo sama sekali nggak tau! Ya, okelah, lo udah kasih bantuan. Tapi, setelah itu, lo bisa balik ke rumah lo. Tidur di ranjang yang empuk, nikmati dinginnya AC, dan mandi di shower. Trus para korban banjir itu? Ya mereka tetap kedinginan, tetap lapar, dan tetap tidur di lantai beralas tikar,”.

Well said. Saya sangat setuju. Kenapa ya mau ngebantu aja musti di pamer-pamerin?


Tinggalkan komentar...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.