Lupa

Saya kadang sudah suka lupa, apa sebenarnya tujuan pindah ke Jakarta. Setelah menyelesaikan skripsi, saya memang berasa bosan dengan kehidupan Surabaya. Tak ada pacar, tak punya pekerjaan. Waktu itu yang terpikir bisa bekerja di Jakarta untuk dapat belajar dan mengembangkan diri lagi. Dan kesempatan itu datang juga.

Tapi apa yang terjadi sekarang. True, memang banyak hal-hal baru yang saya pelajari. Namun, sebenarnya ini jauh dari target-target yang saya susun. Dua tahun ini lebih banyak dihabiskan dengan senang-senang dan malas-malasan daripada bekerja keras untuk mengejar target.

Karena itu, kadang saya merasa ”kosong”. Kehilangan semangat dan antusiasme. Saya suka berandai-andai, apa yang terjadi kalau saja saya sekarang berada di Surabaya. Mungkin segalanya jadi lebih mudah. Tidak ada macet, kamar tidur yang lebih besar, bisa menyantap pecel Madiun setiap hari, etc etc.

Tapi, berarti juga, saya kehilangan menonton konser Hoobastank dan Muse gratis, tak lagi diundang preview film, tidak bisa ngecengin gadis-gadis London School, melihat teater, dan….. ah, oke, rasanya saya masih bisa berada di Jakarta lebih lama lagi. Haha.


Tinggalkan komentar...



Categories: review

1 reply

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: