Yakuza

yakuza.jpg

Selain kompetisi Winning Eleven dan Scarface, game ini yang membuat saya terjaga hingga sahur. Yakuza memberikan kombinasi sempurna genre action-adventure, gameplay adiktif, dan storyline yang mantab. Belum lagi interaksi lingkungan yang dinamis serta rendering halus.

Kita berperan sebagai Kiryu Kazuma, seorang ”naga” dari keluarga Dojima. Oleh temannya sendiri ia dihianati dan terpaksa mendekam 10 tahun di penjara. Sekeluarnya disana, Kazuma menyadari organisasi gangsternya tercerai berai. Ia pun berusaha mengukuhkan kembali posisinya yang melibatkan seorang gadis misterius serta 10 miliar yen yang hilang.

Pemain diajak mengeskplorasi kehidupan urban jalanan Tokyo. Termasuk nongkrong di bar, cafe, karaoke, sushi, porn shop, hingga peep show. Hand to hand fight meski kadang membosankan dan linear tapi cukup adiktif.

Kita jadi mengenal lebih dekat gaya hidup seorang yakuza, termasuk istilah Oyabun (pemimpin terbesar) atau Aniki (panglima), hingga organisasi keluarga yakuza yang rapi dan sadis.

Bayangkan Grand Theft Auto bertemu modern day Onimusha dan Resident Evil. Entah kenapa saya sangat suka dengan game yang melibatkan senjata dan kekerasan seperti ini. Apakah karena Scarface masih menjadi all-time favourite saya?


Tinggalkan komentar...



Categories: DAILY BLOG

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: